Ayun mulai menjalani kehidupan barunya di kota. Awalnya ia kira akan tinggal di rumah orang tuanya. Namun ternyata, restoran yang akan menjadi tempatnya bekerja jaraknya cukup jauh. Boros waktu juga ongkos kalau harus ia tempuh dari kediaman orang tuanya. Akhirnya setelah mempertimbangkan ini dan itu, juga saran dari teman. Apalagi jujur saja, Ayun merasa tak nyaman tinggal dengan ayah tirinya yang sejak awal menikah dengan ibunya dulu tak pernah menyukainya. Akhirnya Ayun memilih untuk tinggal di kos saja. "Eros, aku pakai uang kamu dulu, ya ...."Seperti biasa Ayun akan meminta izin jika menggunakan uang itu. "Nanti kalau aku udah gajian, aku pasti ganti." "Ayuuunn ...." Suara Eros menggeram. "Tahu nggak aku pengen ngapain kalau kamu ngomong kaya gitu?" "Pengen apa?" Ayun tertawa geli

