Restu

1008 Kata

"Ka-kamu ke sini sama ayah kamu?" Mata Ayun membeliak tak percaya saat menerima panggilan. Eros memang menanyakan alamat rumah sakit tadi, tapi ia tak menyangka kalau Eros akan datang bersama ayahnya. "Kenapa?" tanya Surya, ayah tirinya yang tengah berbaring di ranjang kosong di samping istrinya. "Ah ... itu ... teman Ayun ada yang mau jenguk ke sini," jawab Ayun hati-hati, tangannya terus mengusap punggung Mika yang tertidur dalam gendongannya. Adiknya itu hanya mengalami sedikit luka baret. Ayah tirinya lecet-lecet di area tangan dan kaki. Sedangkan yang paling parah ibunya, tangannya harus digips karena mengalami patah tulang. "Ck ... buat apa, sih? Kita ini mau istirahat." Surya nampak tak senang dengan kabar itu. Lagipula ia merasa tak kenal juga dengan teman anak tirinya itu. Bagi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN