Buat Dia Bahagia

1077 Kata

"Aku nggak disuruh mampir?" tanya Eros begitu mereka tiba di depan kosan Ayun. Sebuah kosan empat lantai yang berada di lingkungan padat penduduk. "Enggak," jawab Ayun tegas sembari melirik pada pergelangan tangannya yang masih berada di genggaman Eros. "Eros, udah malam. Rumah kamu jauh, kan?" Ayun mengamati keadaan di sekeliling gang kosannya. Masih ramai orang berlalu lalang, dan kosannya juga bebas. Tapi Ayun masih takut dan belum terbiasa kalau membawa tamu laki-laki ke kamar kosannya. Apalagi sekarang waktu sudah lewat pukul sepuluh malam. "Ah, iya ... rumah aku jauh, ya." Ayun mulai mencium gelagat-gelagat mencurigakan dari gerak-gerik Eros. "Kalau gitu, gimana kalau aku nginep ...." "Nggak!" potong Ayun cepat. Sudah tahu isi otak Eros yang terkadang suka sableng. "Astaga ... be

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN