Aku merasa jauh lebih baik sejak aku berada di rumah sakit yang jauh dari pusat kota ini. Bahkan di hari pertamaku, aku sudah memperoleh tiga teman baru sekaligus. Kesehatan mental mereka mungkin sedikit terganggu, tapi aku sama sekali tidak keberatan dengan hal itu. Alih-alih keberatan, aku malah lega karena mereka justru tidak punya prasangka apapun padaku. Rasanya ini adalah pertama kalinya dalam hidupku, aku bisa mengenalkan diriku tanpa takut mendapat cemooh dari lawan bicaraku. Perlakuan Dokter Heru padaku pun membuatku merasa nyaman. Ada perasaan diterima dan tidak dihakimi setiap kali aku berbincang dengan Dokter Heru. Sekalipun aku tahu aku berada di rumah sakit ini sebagai hukuman sekaligus sesi penyembuhan diriku, Dokter Heru sama sekali tidak membuatku merasakan sepe

