Bab 21: Terjebak

1216 Kata

Perlakuan lembutnya sempat membuatku terlena di bawah tubuhnya. Tapi akal sehat tetap mendominasi, seketika kujauhkan wajahnya dari bibirku lalu membawanya duduk dengan perlakuan lembut dan Mas Eli ‘pun menurut. Kami bertatapan sejenak, Mas Eli terlihat begitu tulus saat menatap dalam mataku. Lelaki itu meraih tanganku yang mendarat di dadanya, mencekramnya erat seakan takut kehilangan lalu menciumku lagi. Aku berusaha menolak dengan cara yang tak membuatnya tak tersinggung, sekarang bagaimana caranya membawa lelaki ini pergi sebelum teman sekelas Fadli datang? Tidak ada pilihan, aku harus memperdaya lelaki mabuk ini. Mas Eli terlihat begitu rapuh di depanku, seakan lelaki itu mudah dikendalikan. “Aku tak mau melakukannya di sini,” bujukku sambil mengusapkan tangan ke bahunya. “Bisakah

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN