Bab 28: Malam Menegangkan

1172 Kata

“Kamu kepikiran permintaan Fadli?” Lelaki yang berbaring di balik punggungku tersebut memijat-mijat bajuku dan bertanya. Aku yang sedikit pegal menggeliatkan tubuh dan mengangguk tanpa menghadapnya, “Ya ….” “Gini ya kamu,” ketus Mas Eli kesal. “Giliran Fadli yang minta, kamu dilema. Giliran aku yang minta, kamu langsung tolak mentah-mentah.” Helaan napasku terdengar saat Mas Eli protes seperti itu. Aku memang sangat membeda-bedakan mereka berdua, di depan Fadli aku tidak bisa menolak tapi permintaan Mas Eli aku rela bertengkar untuk menolak permintaannya. “Jadi bagaimana?” Lelaki itu mengangkat tubuhnya lalu memindahkannya ke samping untuk menghadapku. Kami bersitatap, Mas Eli memamerkan manisnya senyumnya. “Kamu setuju untuk mengikuti program kesuburan?” Lelaki itu menatapku penuh hara

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN