Bukannya Dito tak mau bersabar sebentar untuk mendengarkan penjelasan dari Fania. Ia pergi begitu saja karena sudah mendengar terlalu banyak dari Ferdi, teman sekolahnya saat SMA yang baru kembali ke Indonesia tiga minggu yang lalu setelah lebih dari tiga tahun merantau di negeri orang. Sebelum Fania tiba, Ferdi bercerita tentang mantan kekasihnya yang ia tinggalkan tiga tahun yang lalu, betapa menyesalnya laki-laki itu, dan betapa ia menginginkan wanita itu kembali menjadi miliknya. Hingga Ferdi menolak untuk tinggal lebih lama di luar negeri meski mendapat tawaran pekerjaan dengan posisi lebih tinggi. Dengan menggebu Ferdi bercerita tentang betapa ia menderita selama tiga tahun terakhir karena merindukan wanita yang dicintainya itu. Wanita yang belum bisa ia lupakan hingga kini. “Dit,

