Bab 43

1532 Kata

Sebelum Nathan mengantarkan Amalia pulang, terlebih dahulu Nathan mengajak Amalia ke restoran. Dengan wajah polosnya, wanita mengiyakan ajakan Nathan. Mereka berdua duduk berhadapan, di depan mereka sudah tersedia buku menu. Restoran ini tidak begitu ramai, dua meja di samping tempatnya duduk, kosong. Ada beberapa remaja sekitar tujuh orang sedang cekikikan di tengah, meja khusus untuk empat orang dibuat memanjang agar para remaja itu tidak duduk terpisah. Sedari tadi Amalia mengamati keseruan para remaja itu, tentu saja perhatian Nathan jadi tertuju ke perkumpulan remaja karena tatapan iri Amalia. Apa Amalia dulu tidak pernah seperti mereka? Tidak lama para waiters datang, menanyakan pesanannya. Nathan mengembuskan nafasnya kasar, Amalia masih fokus menatap para remaja itu. Suka tidak

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN