Setelah beberapa menit menempuh perjalanan dengan ojol, Mita akhirnya sampai di depan sebuah rumah bergaya minimalis modern. “Nggak heran sih, dia tinggal di tempat sebagus ini? Dia kan, udah kaya dari lahir.” gumamnya. Pun perempuan itu terlihat mengambil ponselnya dari dalam tas, lalu menghubungi seseorang. “Aku udah di depan nih.” Katanya begitu panggilan tersambung. “Bentar, aku ke depan.” Jawab seseorang itu yang tak lain tak bukan adalah Jefry. “Oke. Aku tunggu.” Setelah mengembalikan ponselnya ke dalam tas, Mita tampak menghela napas panjang. Pandangannya ia bawa menatap sekeliling, mengagumi pemandangan di sekitar rumah Jefry. Hingga tanpa perempuan itu sadari, Jefry tampak berjalan mengendap-ngendap ke arahnya, lalu dengan sangat perlahan menutupi kedua mata Mita dengan

