Gianna rasanya sudah bosan dengan pembahasan yang satu ini. Kalau tidak boleh menikah dengan yang lain, ya ia harus bagaimana?? Masa tidak boleh melanjutkan hidup. Ia juga ingin memiliki pasangan hidup, teman bercerita sampai tua nanti. Karena anak bila sudah besar dan menikah, ya pastinya akan dibawa oleh pasangannya. "Korban apa yang kamu maksud? Ciara happy kok sama Mas Sakha. Dia baik. Dia juga memperlakukan Ciara seperti anaknya sendiri. Jadi bagaimana bisa dia jadi korban?? Justru bukannya kalau dia dipegang orang yang punya tempramen buruk, hal itu juga malah akan buruk buat dia??" Delvin mengerutkan keningnya sambil bangun dari atas sofa dan menatap Gianna. "Apa maksud kamu? Tempramen buruk??" ucap Delvin tak habis pikir. "Ya iya. Gimana bisa dia hidup sama ayah yang ringan tang

