Menyetujuinya

2357 Kata

"Sorry Bri, tadi macet jadinya telat deh," ucap Johan ketika sampai di ruangan Brian. Ia juga terbelalak kaget melihat ada perempuan di ruangan Brian. Johan memandang gadis itu lekat, matanya membulat sempurna, bukankah gadis ini yang tempo hari diceritakan Brian. "Dasar alasan saja kau ini. Gimana Om Anton sudah kau hubungi bukan?" "Sudah. Bentar lagi beliau kemari setelah selesai menemui tamunya itu" "Baguslah" "Mau kemana?" tanya Johan melihat Brian akan beranjak pergi. "Mau ke Paris," jawab Brian sambil tertawa di akhir kalimatnya. "Serius Bri?" "Lagian orang mau ke toilet doang juga udah rempong banget kaya emak-emak komplek lagi nawar sayur haha. Kenapa? Mau ikut tah?" "Hmmm dari tadi ke bilang jadinya ga berspekulasi aneh-aneh hahaha. Yaudah sana dulu dah!" Brian l

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN