Setelah Briefing pagi, Ranti kembali ke meja kerjanya dan bersiap untuk melakukan pelayanan seperti biasa, seperti hari-hari sebelumnya berjuang untuk mendapatkan penghidupan yang layak dan membahagiakan kedua orang tua juga adik-adiknya. hingga detik ini hanya itu yang ada dipikiran Ranti. Tidak pernah muluk keinginan gadis itu, melihat senyum dan wajah bahagia keluarganya, itu sudah sangat membuatnya bahagia. tidak pernah terbayangkan baginya menikah sebelum semua cita-citanya itu terkabul. Pagi itu Ranti masih bisa termenung di mejanya karena keadaan kantor sedikit lengang. "Ran, kamu sudah sembuh?" bisik Salsha di sela-sela Ranti sibuk dengan pekerjaannya. Salsha datang terlambat pagi ini, sehingga tidak mengikuti Briefing pagi dan gadis manis itu belum sempat menanyakan kabar Ran

