“Astaga, suara apaan itu?” batin Gilly diiringi membuka matanya lebar-lebar dari tidurnya di tengah malam. Dadda Gilly berdebar, nafasnya pun ikut memburu seraya dia bangun lalu duduk di atas ranjangnya. Makin, kemari suara-suara aneh itu terdengar cukup keras dan sangat mengganggu. Gilly mencoba mengumpulkan kesadarannya untuk bangun dan memeriksa suara tersebut. “Sepertinya suara itu berasal dari lantai bawah,” kata Gilly pada dirinya sendiri. ‘Jangan pernah membuka pintu jika ada orang bertamu.’—pesan Dario. Gilly kembali menaikan satu kakinya ke atas ranjang lagi ketika hendak turun dan memeriksa, mengingat pesan Dario dia pun jadi ikut takut. Apalagi Dario sebelum pergi sudah mengatakan jika dia punya firasat tidak enak jika mereka lama-lama berada disini. ‘Apa Gabriel sudah men

