12. Pesan Singkat

1385 Kata

“Senyumnya lebar banget, ada berita apa, nih?” Dini memulai percakapan. Kiandra mengoles rotinya dengan selai, sambil bersenandung. “Senang aja, Ma, nggak tahu juga kenapa.” Abimana memperhatikan raut wajah Kiandra. “Paling juga abis diucapin selamat pagi sama Dimas, Ma,” sahutnya sekadar ingin mengejek anak gadisnya. “Papa, ih, sok tahu,” sahut Kiandra. Pagi ini, bahkan udara sumpek pun terasa jernih dihirup oleh Kiandra. Pasalnya, mulai dari hari ini, Dimas pergi bertugas sehingga membuat mereka jarang bertemu. Kiandra kembali mengunyah rotinya, kemudian meneguk susunya hingga habis. “Kiandra berangkat, Ma, Pa,” pamitnya, setelahnya berlalu menuju garasi. “Omenku sayaang …,” sapa Kiandra sambil membelai motornya di bagian depan. Selama dirinya dan Dimas memutuskan untuk mulai berpa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN