Seminggu sudah Kiandra menjalani hari normalnya seperti sebulan yang lalu, hari di mana dia tidak mengenal Dimas sebelumnya. Selama tidak ada Dimas, hilang kah ingatan Kiandra tentang pria tersebut? Tidak! Kenapa? Karena Dimas tidak akan membiarkan Kiandra tanpa kabar darinya sehari pun. Dimas terus menerus mengirimkan pesan singkat pada Kiandra, dan tentu saja hanya sesekali Kiandra balas. Terkadang, Dimas menyempatkan dirinya untuk menghubungi Kiandra, atau jika Kiandra mau, mereka bisa saja melakukan panggilan video. Hari ini hari Senin, hari di mana kampus Kiandra melakukan rangkaian perlombaan, atau yang sering disebut porseni kampus. Kiandra ikut lomba debat bahasa inggris mewakili fakultasnya yang jadwal lombanya ada di tengah hari. “Kamu nggak kuliah?” tanya Dini pada putrinya.

