Damian memasuki kamar tidurnya bersama Andrea. Langkahnya tenang, tidak terganggu kegelapan di sekeliling kamar. Andrea tidak terbiasa tidur dengan lampu yang menyala, dia lebih suka tidur dalam gelap. Mata ambernya memicing menatap ke arah tempat tidur. Andrea terbaring di sana, meringkuk di balik selimut tebal yang membungkus tubuhnya. Damian menyeret kakinya menghampiri tempat tidur, sekedar ingin tahu bagaimana keadaan Andrea. Pelan, Damian duduk di sisi kosong tempat tidur bagian Andrea. Ia menyalakan lampu tidur yang ikut dimatikan Andrea sebelum dia tidur. Kamar ini hanya mendapatkan penerangan dari bias cahaya lampu dari luar, semua penerangan di dalam kamar tidak ada satu pun yang dinyalakan. Bias hangat cahaya keemasan menerpa wajah Andrea. Kelopak mata yang terpejam, sediki

