Sembilan Puluh Empat

1016 Kata

Sakura duduk termenung didepan kaca. Dia menatap dirinya dari pantulan kaca. Rambut pendek dan penampilan yang berantakan terpampang di pantulan kaca. Ingin menangis namun dia malu. Tidak seharusnya dia menangis karena saudara dan ibu tirinya. Potongan rambut yang tidak teratur membuat Sakura tampak menyedihkan. Sebelah sisi panjang dan belakang sangat pendek. Padahal Sakura sengaja memanjangkan rambutnya karena Pandu menyukai itu. "Kenapa jadi seperti ini?" tanya Sakura pada dirinya sendiri. Dia mengambil gunting yang ada dilaci mejanya. Dia mulai menggunting rambutnya kembali untuk merapikan potongan Tasya yang asal-asalan. Hingga akhirnya kini terlihat lebih rapi. "Lumayan." Kata Sakura pelan. Dia Mengambil bedak dan memoleskan diwajahnya." Sakura selalu menggunakan riasan yang na

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN