Delapan Puluh Lima

1020 Kata

Sakura menelan ludahnya begitu dia sampai di depan pintu masuk wahana horor tersebut. Suara-suara teriakan dan tawa perempuan menggema masuk ke dalam telinga Sakura. Didepannya ada patung macan tanpa kepala yang berlumuran darah serta bau menyan menyeruak tercium. Disebelah pojokan terdapat kuburan yang lengkap dengan bunga yang masih segar menambah kesan mistis. "Kok bengong? ayo masuk!" Kata Pandu berbisik tepat ditelinga Sakura membuat Sakura berjinggat kaget. Pikirannya yang sudah penuh dengan hal horor ditambah dengan suara Pandu yang berbisik dibelakangnya membuat Sakura bertambah merinding. "Mas, ih ngagetin aja." Kata Sakura reflek berjinggat kaget. "Ayo kita masuk." Kata Pandu bersemangat sambil memegang pundak Sakura dan mendorong gadis itu perlahan. "Aaa..." Teriak Sakura

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN