3 Tahun

944 Kata

3 tahun kemudian ...  "Deyil cuma cubit kechil!" seru bocah menggemaskan itu sembari mendongak menatapnya yang menjulang tinggi dengan perut besar. Hanin berlutut memandang putranya, "Kalau main gak boleh cubit-cubit. Emang Deril mau gak punya teman?" "Elang lempar mobil Deyil, Mamaaaaa." "Tetep gak boleh dicubit, Deriiiiil." Lalu pandang Hanin pindah ke lengan kanan Deril, yang kemudian Hanin jadi memarahi bocah itu lagi, "Ini apa? Bagaimana coretan-coretannya di tangan Deril? Deril gambar-gambar di tangan ?!" "Deyil kan kehabisan keltas," "Lihat," Hanin menunjuk ke tangan kanan Deril yang ia pegang, membuat bocah lucu itu menunduk ke arah yang ditunjukkan, dengan polosnya Deril menjawab, "Ini gambal naga. Lucu kan?" "Tangan Deril jadi jelek kalau banyak coretannya gini." Deri

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN