Lagu berjudul masa lalu milik Zizan menjadi pengidup suasana cafetaria yang saat ini tengah aku kunjungi. Alunan indah itu memenuhi sudut dan tanpa sadar menghanyutkanku di dalamnya. Meresapi setiap bait yang saat ini tengah aku alami dan rasakan. Aku menatap sebuah cangkir ditangan. Sebuah cangkir yang berisi coklat panas. Aku meniupnya secara perlahan. Uap hangat yang menguar menerpa wajah, menghantarkan rasa hangat yang menenangkan. Membuatku merasakan untuk sementara waktu tentang kejadian menyesakkan yang baru aku alami. Aku memejamkan mata. Merasakan sensasi panas dan manis yang langsung memanjakan lidah tatkala ku sruput minuman itu. Benar-benar perpaduan yang luar biasa antara hangatnya coklat dan dinginnya udara. Aku meletakkan kembali cangkir itu. Aku merapatkan jaket yang kuken

