Penyesalan Sang Mantan 1

1030 Kata

Di Antara Dua Pilihan - Penyesalan Sang Mantan Jam tujuh pagi anak-anak belum ada yang terbangun. Masih lelap di bawah selimut tebal masing-masing. Sarah kembali menutup pintu perlahan. "Masih pada tidur, Bu. Mereka sempat bercanda setelah salat subuh tadi. Kemudian tidur lagi," kata Mbak Narsih yang tengah membawakan dua gelas teh panas untuk Daniel dan Sarah. "Makasih ya, Mbak." "Njih." Sarah membawa masuk nampan kecil berisi dua gelas teh dan roti bakar. Diletakkannya di meja samping ranjang. Daniel pun masih berbaring nyaman di sana. "Anak-anak sudah bangun, Bun?" "Belum." Bunda, Sarah lebih nyaman dengan panggilan itu daripada dipanggil Sayang. "Nanti di dengar anak-anak, Mas. Cukup panggil bunda saja." Hawa dingin membuat mereka malas hendak keluar. Padahal kemarin telah me

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN