22. Hari Bersamanya (2)

1480 Kata

“Kenapa sih?” perempuan itu mengerutkan keningnya saat mendapati Gavin yang celingukan mengitari sekelilingnya dengan bola matanya seperti tengah mencari seseorang. Gavin mengerjapkan matanya, “Hah, kenapa?” tanyanya. Ia tak mendengar pertanyaan Fany padanya tadi, sehingga bukannya menjawab, laki-laki itu justru balik bertanya, membuat Fany bercedak sebal. “Lo kenapa, celingukan gitu? Lagi nyari siapa?” Fany mengulang kembali pertanyaannya. “Nggak. Gue lagi nyari tempat makan, Fan. Laper,” jawab Gavin berkilah. Padahal sebenarnya ia tengah mencari laki-laki mencurigakan tadi. Sebab saat Gavin dan Fany baru saja selesai bermain di street basketball tadi, laki-laki itu sudah menghilang entah ke mana. Sepertinya laki-laki itu tahu bahwa Gavin menyadari keberadaannya, sehingga memilih untuk

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN