Pagi ini, Revan baru saja tiba di Rumah Sakit, ia hendak mengunjungi Gavin yang saat ini masih betah berada di ruang ICU. Namun belum sempat Revan menginjakkan kakinya di ruang ICU, ia sudah lebih dulu dihadang oleh suster yang mencegahnya masuk, sebab dokter sedang melakukan pemeriksaan rutin terhadap beberapa pasien di dalam ruangan tersebut, termasuk Gavin. Oleh karena itu, Revan memutuskan untuk menunggu di depan ruangan tersebut sampai dokter selesai melakukan pemeriksaan. Tak banyak hal yang Revan lakukan selama menunggu. Ia hanya beberapa kali memainkan jarinya sendiri ketika tiba-tiba ucapan Fany padanya kemarin kembali menghinggapi pikirannya. Ucapan Fany ada benarnya juga. Tidak ada orang lain yang pantas untuk disalahkan atas kondisi Gavin saat ini selain dirinya. Sejak awal,

