PART 14 •GARA GARA TOPENG•

1033 Kata
Happy reading-!!! Hari berganti pagi. Si putri tidur masih nyenyak bergelung di bawah selimutnya siapa lagi jika bukan Raina. "Han adek lo kebo juga ternyata"bisik revan terkekeh. "Persis kayak lo"ucap Rehan santai. "Mulut lo lemes bener dah"ucap Revan sinis. "Bangunin gih"suruh Revan dan di angguki Rehan. Rehan pun mendekati ranjang sang adik lalu mengelus pelan rambut indah milik Raina. "Dek bangun udah pagi. Kamu gak sekolah?"ucap Rehan lembut. Namun tak ada sahutan sedikit pun dari Raina malah dia semakin mengeratkan pelukan pada gulingnya itu. Revan yang memiliki ide berlian pun tersenyum kecil. "Biar gue aja,dijamin langsung bangun ni anak"ucap Revan. "Yang bener jangan lo apa apain"ucap Rehan curiga karena ia sangat tahu Revan memilili sisi yang jahil. "Bacot kau. Udah sana ke bawah dulu ini biar jadi urusan gue"ucap Revan bangga. Saat Rehan sudah meninggalkan kamar Raina,tinggallah Raina dengan Revan. Revan diam diam menyeringi kecil. "DEK LIHAT DI DEPAN ADA BTS NAIK SAPI"ucap Revan heboh. Mendengar teriakan abangnya ini,Raina langsung terlonjak kaget dan mengambil hpnya lalu berlari keluar kamar. "MANA MANA RAINA MAU FOTO"jawab Raina tak kalah heboh. Sesampainya di bawah Raina baru menyadari bahwa dia di bohongi oleh abangnya itu. "Eh gue kan di Indonesia bukan di korea terus gak mungkin bias gue naik sapi kan"gumam Raina. "ABANGGGG DAKKJALL KAU"teriak Raina. "HAHAHAHAHAHAHA"tawa Revan di atas tangga "Hiks hiks bang Revan jelek. Hiks Raina gak mau sama abang"tangis Raina karena merasa kesal melihat muka kemenangan abangnya. "Mampus gue"gumam Revan lalu turun menghampiri Raina. "Sttt maaf dek abang kan becanda diem ya nanti macannya keluar loh dari kandang"ucap Revan menenangkan Raina. "Hiks gak mau"ucap Raina. "Kenapa?"ucap Fasya menatap tajam Revan. Mampus gue,raja dari segala raja setannya keluar batin Revan menelan ludahnya kasar. "Kenapa hm?"tanya Fasya memeluk tubuh mungil Raina. "Bang Revan ngerjain Raina bang hiks"adu Raina kepada abang tertuanya, Fasya. Fasya langsung menatap tajam Revan yang dibalas cengiran polos dari sang empu. "Kepala atau bagian lain yang harus abang potong?"tanya Fasya tajam. "Hehe santai bang,becanda kok iya kan dek,gak lagi deh suerr"ucap Revan cepat. "Udah udah kalian ini. Raina sekarang mandi dulu nanti telat sekolahnya"ucap mommy lembut. "Iya mom"jawab Rainam Skip Saat ini si kembar dan Raina sudah sampai di sekolah.Banyak rumor tak jelas yang di dengar oleh mereka namun seperti biasa mereka selalu mengacuhkannya. Wihh raina menang banyak Enak ya bisa bareng si kembar Paling juga numpang famous Paling jual diri hahaha Ucapan terakhir mereka membuat si kembar naik pitam dan langsung menatap orang tersebut dengan tajam. "Ulangi!"ucap Revan dingin. Ya seperti ini lah. Revan bisa menjadi b****k dan bisa menjadi kejam plus dingin di waktu yang bersamaan. "Ulangi gue bilang!!"bentak Revan. "Lo gak punya mulut? bisu?"tambah Rehan. "Jangan sampai gue tonjok tu mulut kotor lo b***h"sambung Rehan. "JANGAN PERNAH KALIAN GANGGU KETENANGAN ADEK GUE ATAU KALIAN BERURUSAN DENGAN KELUARGA KAVINDRA!"ucap Revan marah. "Udah bang biarin mulut mereka jarang di sekolahin makannya kurang asupan"ucap Raina santai. "Tapi kan dek"ucap Rehan terpotong oleh Raina "Raina bisa membalasnya lebih dari ini kalau Raina mau"ucap Raina dengan smirknya. "Maksut kamu apa?"tanya si kembar bingung. "Gak ada,ayok masuk"suruh Raina lalu meninggalkan Raina yang sudah berlari riang menuju kelasnya. "JANGAN LARI LARI DEK"teriak si kembar. "TERLANJUR BANG"jawab Raina terkekeh. Untung adek gue batin si kembar. Raina sudah sampai di depan ruang kelasnya,mungkin sifat usil raina yang sudah mendarah daging jadilah raina berpikir untuk menjailin teman temannya itu. "Pagi pagi bikin mereka kesel enak kali ya?"gumam Raina. "Kebiasaan"jawab si kembar yang ada di belakang Raina. "Sttt abang diem ya jangan berisik,oke"ucap Raina yang di angguki si kembar. Si kembar bingung apa yang akan dilakukan adik nakalnya itu karena melihat Raina membuka tasnya dan mengambil sebuah benda. "Topeng"gumam si kembar "Hehe bagus ni bang"ucap Raina lalu memakai nya "Anjir udah persiapan bawa topeng ni bocah"gumam Rehan yang melihat bentuk topeng Raina *Kelas* "Heh Na kok pintunya buka sendiri"bisik Gita. "Angin kali"ucap Ona. "Kok gue deg deg an ya"ucap Cika panas dingin. "Jantung lo berdering mungkin"ucap Hengki. "Begoo kok di pelihara"ucap Cika sinis. "Gar,cek gih siapa yang dateng kayaknya ada orang deh"suruh Ona. "Kok gue?"jawab Gara. "Ya lo kan ketua kelasnya,jadi yang nyambut ya lo lah"ucap Gita. "Gue teross aja"ucap Gara lalu beranjak dari tempat duduknya. "Hihihi waktunya beraksi"gumam Raina di dekat pintu. "Satu...dua...tig...BAAAAAAA"ucap Rainaa mengejutkan Gara dan anak kelas lainnya. "ANJIR SETAN" "AAAAA DAKJAL" "MODAR SIAA" "SILUMAN IKAN PARI" "BUKAN WEH ITU PALAK" "FALAK t***l" Seperti itulah teriakan warga kelas saat tiba tiba Raina muncul di depan mereka,apalagi gara yang sudah kepentok pintu kelasnya. "HAHAHAHA"tawa Raina dan si kembar melegar. "RAINA GUE UNTAL YA LO"ucap Ona dkk kompak kesalnya. "Hehe pics guys tenang kalian masih hidup kok,jantung masih aman jadi tenang aja hehe"ucap Raina tertawa puas. "Minta gue piting lo ha?"ucap Gara mendekati Raina "Gue habisin lo"ucap Ale dan si kembar kompak. "Gue lupa banyak pawangnya di sini"ucap Gara mundur. "Kurang asem lo Na,kasian noh si Gara sampek kejedot kepalanya"ucap Cika ketawa. "Iya,udah lebar tambah lebar aja tu dahi"tambah Ona. "Kek lapangan basket guys"tawa Gita. "ejek teros gak papa gue ini anak baik kok"ucap Gara drama. "Anak baik kok koleksi video jepang"ucap teman teman gara sekelas. "Oasukk jangan di perjelas bodoh"ucap Gara. "Video jepang?"ucap raina bingung dan jangan lupakan muka polosnya. "Kan baru juga gue bilang"gumam Gara. "E-eh itu maksutnya video doraemon"ucap si kembar. "Nah iya doraemon"ucap mereka serempak. "Oh berarti Gara suka nonton video jepang? Raina juga suka nonton itu,lucu hihihi"ucap Raina polos. "Astaghfirullah"gumam mereka semua. "Ngomongin apa kalian?bukannya pada masuk malah gibah"ucap guru yang akan mengajar di kelas Raina. "Ini pak,gara suka nonton video jepang"ucap Raina polos. "Hah?"ucap guru itu terkejut. "Iya video jepang,anak bapak juga suka video jepang gak?atau bapak juga suka video jepang?lucu tau pak"ucap Raina terkekeh dengan muka polosnya. Teman teman raina hanya bisa menggaruk tengkuknya yang tak gatal. 'Salah tanggap ni anak'batin mereka "Video jepang?apa maksut kamu?"tanya guru itu bertanya lebih lanjut karena ia tau mirid di depannya ini polos. "Itu loh pak doraemon"ucap Raina polos. "O-oh doraemon saya kira apa"ucap guru itu menghembuskan nafasnya lega. "Emang apa pak?"tanya Raina lagi. "Bawel kamu,cepat duduk kita mulai pelajarannya"ucap guru itu. "Raina,apa yang kamu bawa itu?"tanya guru itu. "Oh ini,ini d-o-n-a-t donat hehe"ucap raina mengeja setiap katanya lalu terkekeh. Guru dan teman temannya hanya bisa menggeleng kepala melihat tingkah lucu Raina. Pengen lelang murid sendiri rasanya batin guru itu kesal.
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN