Berusaha Tenang

1321 Kata

“Oh iya, aku hampir lupa kasih tahu Mama, aku akan bertemu dengan keluarga kak Arkhan besok,” senyuman malu-malu terbit di wajahnya. Mata mama berbinar mendengarnya. “Benarkah? Itu bagus, sayang! Mama sangat senang mendengarnya,” ucapnya, seraya membelai pipi Dinda penuh kasih sayang. “Mereka ingin aku ke rumahnya untuk mengenal aku, katanya.” Mama tersenyum lebar. “Baiklah, ini kesempatan bagus untukmu bersilaturahmi dengan mereka. Mama rasa kamu harus memilih pakaian yang tepat untuk acara itu.” Dinda mengangkat alisnya. “Oh, nggak perlu repot-repot, Mama. Aku akan memakai kaos dan jeans saja kok. Mereka pasti nggak masalah.” Mama menggeleng mantap. “Tapi sayang, menghormati undangan itu penting. Penampilanmu mencerminkan rasa hormatmu pada mereka. Mama yakin kamu ingin memberikan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN