Bab 15. Kalau Kangen, Jemput!

1223 Kata

Sena jadi tersedak setelah melihat dan membaca pesan dari Laras. Sikap bundanya itu memang selalu di luar prediksi. Kok ya sempat-sempatnya Laras kepikiran memfoto Kirana saat sedang perawatan dan mengirimkan padanya. Begitu batuknya reda, Sena gegas meminum es teh yang tadi dia pesan dengan semangkuk soto sapi di kantin. Pria itu menunda makan lalu kembali melihat ke layar gawainya. Melihat dengan saksama dan memastikan lagi kalau foto yang dikirim Laras adalah foto istrinya. Tanpa sadar kedua sudut bibir Sena sedikit naik. Dalam hati dia menyukai keisengan bundanya. Pria itu lalu mengetik balasan. Sena: Mana ada rambut dan punggung dibilang cantik, Bun? Yang cantik itu wajah. Tak lama balasan dari Laras masuk. Laras: Kamu bilang gitu cuma mau modus ‘kan biar bunda foto Kiran dari d

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN