Cincin Sebagai Tanda Terima Kasih

1979 Kata

“Benarkah Edo melakukan semua itu?” tanya Saka dengan nada tidak percaya setelah Nadia menceritakan tentang apa yang dilakukan Edo, Resa, dan juga teman-teman Resa pada Julia. Suaranya berat, seperti tak yakin harus marah, kecewa, atau bersedih. Nadia menatapnya lama sebelum mengangguk. “Benar. Tapi kurasa bukan sepenuhnya kemauan Edo. Pasti Resa yang menyuruhnya. Edo dimanfaatkan, dimanipulasi oleh perempuan itu. Kau tahu, Saka… Resa itu sangat licik.” Saka mengusap wajahnya kasar, kedua matanya memerah menahan emosi. “Aku tidak percaya Edo bisa sejauh itu…” emosi yang dirasakan Saka tidak bisa menyamarkan kekecewaan juga kekhawatiran di sorot matanya, “kau akan memenjarakan Edo jika Julia tidak memaafkannya?” “Ya,” suara Nadia meninggi, tegas. “Sekalipun Resa yang menyuruhnya atau me

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN