Feeling

1115 Kata

Aric telah pindah ke apartemen barunya, dia memandang langit kamar. Harusnya apartemen baru, menjadi tempatnya dan Sashi memadu kasih. Aric akan melengkapi dapurnya, agar Sashi senang memasak di sana. Juga menyiapkan satu kamar yang imut, khusus untuk Sashi. Nanti mereka bisa bermesraan di kamarnya atau kamar Sashi. Sialan, dadanya sesak. Persyaratan Sashi tentu saja tidak mungkin, jangan berharap ada lelaki yang berani menyentuhnya! Aric duduk, beberapa kali menghela nafas. Tega sekali dia bicara seperti itu? Mau bercinta dengan pria lain supaya impas? Darimana perempuan seperti Sashi memiliki ide seperti itu? Aric merasakan tangannya gemetar, semua karena dia. Dia yang membuat Sashi begitu, dia yang menodai seorang gadis yang manis, merusak cintanya, mengotori pikirannya. Arrggghhh

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN