Sashi berjalan riang ke coffee shop, di sana dia janjian dengan Tita dan beberapa teman kelasnya untuk nongkrong. "Sashi!" Dia melihat Tita melambai, Sashi mendekat ke meja. Juga beberapa teman yang lain. Dia berhenti saat melihat ada Mirna di sana. Tita seketika merasa. "Shi." "Oh maaf, aku pulang aja." Sashi tidak suka berbicara dengan Mirna lagi, sejak kejadian itu. "Shi, aku kan sudah minta maaf. Sampai kapan kamu mau bertingkah seperti ini?" Mirna berkata. "Bertingkah seperti ini?" ulang Sashi. Memang beberapa waktu yang lalu, Mirna pernah minta maaf sekilas padanya. "Eh, udah ayo Shi. Duduk dulu." Tita dan yang lain melihat ketegangan itu berusaha mencairkan suasana. "Sorry, aku nggak bisa." "Nggak usah munafik, Shi. Kamu liat aku kayak jijik. Pikirmu kamu lebih baik dari a

