Alangkah bahagianya Sakha karena akhirnya bisa memeluk dan menciumi Ines dengan sepuas hatinya. Menyentuh kulit mulus yang kini melekat erat pada tubuhnya sambil sesekali mengecup rambut dan menunjukkan betapa ia sangat menyayangi istrinya tersebut. “ Kenapa?” tanya Ines ketika Sakha terus saja mengulum senyuman penuh kebahagiaannya. “ Nggak… Aku hanya senang banget aja. Banget.” jawab Sakha yang kemudian semakin menarik Ines lebih erat dalam pelukannya dan menutupi bagian atas tubuh Ines dengan selimut. Lengan Ines sendiri masih melingkar dengan manja pada pinggang sang suami. Menikmati hangatnya pelukan pria yang akhir- akhir ini membuat hatinya tidak lagi sedatar dahulu kala. Emosinya menjadi naik turun dan bahkan terkadang membuatnya merasa menjadi wanita yang paling beruntung. Pria

