Bab 47

1250 Kata

Dua hari kemudian, Rara sudah di perbolehkan untuk pulang. Sejak kemarin, ia hanya ingin berdekatan dengan Rangga. Dan Rangga, tentu saja dengan bangga akan bersama dengan Rara. Seperti sat ini, Rara sedang berada di kantor Rangga, Rara memaksa untuk kemari padahal ia baru saja pulang dari rumah sakit. Ia memaksa pada sang bunda dan akhirnya di izinkan untuk pergi, dengan syarat kalau dia harus baik-baik saja. Setelah itu, ponsel Rara berdering, ternyata itu adalah teman masa sekolahnya dan kuliahnya dulu, yaitu Tomo. “Assalamualaikum, Tomo…” teriak Rara dengan girang menjawab panggilan tersebut. Sedangkan Tomo hanya terkekeh disana mendengar suara Rara yang berteriak cempreng, sedangkan Rangga hampir saja melompat karena Rara tiba-tiba berteriak. Rangga menggelengkan kepalanya menatap

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN