Bab 54

1275 Kata

… Anton pun sampai di rumah, ia tak peduli dengan kedua orang tuanya yang sedang menonton tv di ruang keluarga. Ia akan pergi ke kamar milik Rara. Ia akan menemuinya. Tadi, Rara menghubunginya dan menangis sesenggukan. Anton merasa khawatir dan takut sesuatu terjadi Rara. Anton membuka pintu kamar Rara dan ia melangkah pelan mendekati ranjang, ternyata Rara sudah tertidur. Anton duduk di pinggir ranjang. Ia menyingkirkan anak rambut yang mengganggu wajah cantik Rara, ia menyentuh sisa air mata yang sudah mulai mengering di sana. Anton menghela napas dalam, ia sudah bisa menebaknya, mungkin ini masih tentang perjodohan. Sebenarnya, Anton merasa sangat bingung karena sifat Rara sekarang berubah-ubah, terkadang ingin bersama Firman dan terkadang pula mengabaikannya. Entah mengapa, hal i

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN