… Dandi benar-benar masih tidak mau keluar dari kamarnya. Ia masih terus murung karena kekasihnya masih belum juga di temukan. Dandi benar-benar merasa sangat menyesal karena ia tak bisa menjaganya. Ia merasa sangat bodoh karena ia melupakan ponselnya. Ia merasa bodoh karena tak memastikan jika Mita pulang dengan selama. Dandi bersumpah, ia akan segera menikahi Mita, jika Mita segera di temukan. Ia akan melindungi Mita dan membawanya untuk tinggal di rumah ini. Atau akan membeli apartemen yang letaknya dekat dengan rumah sakit tempat mereka bekerja, agar mereka bisa pulang dan pergi bersama. Dandi menghapus air matanya, ia benar-benar merasa sangat kehilangan Mita. “Sayang, kamu dimana? Kamu masih selamat’kan? Aku sangat merindukanmu,” ujar Dandi pada dirinya sendiri. Dandi benar-ben

