… Rangga mengulum senyum, kini ia bekerja dengan terus memandang wajah Rara yang terlihat damai. Ia merasa sedih dengan melihat kondisi Rara yang sekarang. Rara hamil dan Rangga sangat menyesal tak bisa menjaganya dengan baik. “Demi Allah… aku sangat mencintaimu, Ra. Aku ingin kamu menjadi milikku, aku tetap akan membuat pernikahanmu dengan Firman gagal. Aku yang akan menikahi mu, aku akan membahagiakanmu” “Aku pun akan menerima anak itu, Ra. Aku tidak apa-apa, tidak masalah dengannya. Kita bisa merawatnya bersama,” lanjut Rangga lagi. Lalu ia pun terdiam saat Rara menggeliat, ia pun memerjapkan matanya. Lalu menatap jam dinding. “Kak Rangga,” panggil Rara dengan suara serak “Ya, kamu butuh apa, Ra?” “Aku ingin bertemu dengan kak Firman,” Degg Rangga merasa sesak di dadanya, ent

