Yasmin mengangguk pelan. Ia bisa memaklumi perasaan suaminya saat ini. "Ya sudah. Kalau bisa nginep, aku cek anak-anak dulu ya, apa sudah tidur." Nina beranjak berdiri dan melangkah ke kamar si kecil. Gio menepuk bahu adiknya. "Bi, ke dapur yuk, bikin cemilan. Aku lihat tadi ada pisang tanduk belum dimasak." "Ok." "Masak?" Yasmin melebarkan kedua matanya. "Oh, di keluarga kami, laki-laki juga bisa masak. Almarhum Papa sering ajak kami ke dapur untuk masak bersama," lanjut Gio. "Oya?" Yamin melihat kedua pria itu. Jadi di keluarga Hayes, semua laki-laki pintar masak? "Jadi, aku bantu bikin apa nih?" Ia mengejar keduanya. "Coba bikin teh hangat. Pasti cocok." "Ok!" Dan dapur pun ramai karena ada mereka. **** Abi tak bisa tidur karena Yasmin sepertinya gelisah. Ia terpaksa me

