Lana terdiam usai dilempari pertanyaan itu. Senyumnya perlahan mekar, deretan giginya muncul, lalu tergelak renyah. Valdo dan Nilam mengerenyit setengah takut. "Iya juga ya, kok Darrel nikahnya malah sama gue, ya?" Lana menyarkas. "Well, mungkin gue yang lebih pas sama standar keluarga mereka. Toh, meskipun itu perjodohan, Darrel tetep milih gue, kan?" Kalimat itu sejenak mengunci Valdo. Ia balik menatap Lana dengan cetusan baru, "Lo nggak salah. Tapi gue heran aja gitu, soalnya Darrel suka gonta-ganti cewek. Kadang seleranya selangit, kadang juga bisa anjlok." Nilam yang mengendus ketegangan di antara mereka, spontan berkata, "Haha, Darrel emang selera tinggi punya. Makanya dia nikah sama Lana." "Tapi gue nggak tahu pas nikahin Lana itu seleranya lagi anjlok apa nggak." Valdo la

