Sudah dua bulan sejak aku terakhir melihat Aleta. Dua bulan sejak aku sadar bahwa aku benar-benar kehilangan segalanya. Rumah tanggaku tak lagi terasa utuh. Vania, istriku, mulai melihat keganjilan yang tak bisa kusangkal. Aku tahu aku salah. Tapi setiap malam, pikiranku kembali ke satu hal: seandainya aku tidak pergi waktu itu… 📎 Hari ini, aku kembali ke tempat kos lama yang dulu pernah kutinggali sebelum aku pindah tugas. Tempat itu akan dibongkar. Entah kenapa aku ingin datang, mungkin untuk menutup sesuatu yang belum selesai. Di dalam kamar kosong itu, aku menemukan sebuah kardus kecil. Isinya: buku catatan, charger rusak, dan amplop cokelat berisi surat-surat Aleta—semuanya ditulis tangan, semuanya tak pernah aku baca. “Revan, kamu nggak balas pesanku. Tapi aku harap kamu baik-ba

