Akhirnya, Jumat pagi yang dinanti pun tiba. Mobil David meluncur menuju kawasan Situ Patenggang—sebuah danau alami di Ciwidey, Bandung Selatan, yang terkenal dengan pemandangan tenangnya, pulau cinta kecil di tengahnya, dan udara dingin khas pegunungan. Perjalanan memakan waktu cukup lama. Tapi Madiev tak pernah kehabisan semangat. Ia menunjuk ke arah sawah, tertawa setiap kali melihat kambing melintas, dan menyanyikan lagu anak-anak dengan suara sumbang tapi menggemaskan. Rurayya duduk di sampingnya, menyuapkan camilan sesekali, dan dengan sabar menyahuti celotehan anak itu. David di kursi kemudi, diam. Tapi sesekali menoleh lewat kaca spion—melihat bagaimana Rurayya mengusap kepala Madiev dengan lembut, atau memindahkan sabuk pengaman si kecil agar lebih nyaman. Itu hal-hal kecil yang

