La Tahzan …

1321 Kata

Kediaman kartawijaya beberapa saat lalu. Setelah mendapat panggilan dari sang ibu asuh, Hana kembali masuk ke dalam ruang belajar. Matanya tak sengaja bersirobok dengan Habibah. Ia pun berusaha menutupi kegelisahan yang membuat jiwanya tak tenang. Tentang perceraian itu … tentu Hana tak ingin semua orang tahu bahwa ia adalah wanita yang gagal mempertahankan rumah tangga. ‘Apa yang buat kamu terlihat bersedih, Hana?’ Habibah terus menatap manik mata wanita itu saat Hana melangkah ke dalam. “Umma, kayaknya Hana harus pamit.” Hana mendekat, lalu duduk menyerong menghadap wanita tersebut. “Mau kemana, Nak?” “Bunda Maryam mau ketemu sama Hana. Dan ada yang harus Hana bicarakan sama beliau.” Habibah mengangguk. Sementara Humaira yang mendengar Hana akan pergi, langsung menghentikan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN