Semoga Kamu Bahagia …

1265 Kata

“Apa karena bantuan dari simpanan Mbak yang kaya raya itu?” Hana bergeming beberapa saat ketika wanita yang begitu menyakitinya berbicara. Ya, Valerie. Sosok yang sudah lima tahun menjadi sekretaris sang suami. Sejak saat itu pula, Hana curiga bahwa Valerie adalah kekasih suaminya. “Jaga ucapan kamu, ya, Mbak!” kecam Hana dengan tatapan mata yang tajam. “Berani-beraninya kamu bentak dia!” bela Axel yang tak terima Hana membentak kekasihnya. “Sudah … sudah … lebih baik kita masuk.” Coldman melerai pertengkaran yang terjadi diantara mereka. Memandang wajah Valerie yang begitu puas membuat Hana beristighfar dalam hati. ‘Astagfirullahaladzim, sabar Hana, sabar ….” Hana menatap punggung sang suami dan Valerie yang memasuki ruang tunggu mediasi. Sementara menunggu antrian, Hana mau ta

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN