[Nadine, aku gak pulang lagi malam ini. Ada pekerjaan penting yang harus 'ku tangani. Jangan tunggu aku!] Nadine meremas layar ponselnya saat membaca pesan tersebut. Lagi-lagi alasan yang sama yang digunakan Adrian untuk tidak pulang ke rumah. Padahal dia jelas paham apa yang menjadi alasan sesungguhnya yang membuat Adrian tidak pulang, apalagi jika bukan Aira. Matanya memanas bukan hanya karena kecewa, tapi sakit hati yang sudah tak tertahan lagi. Statusnya istri sah, tetapi diperlakukan seperti simpanan. Air mata yang berusaha ditahan akhirnya luruh ke pipi. Sejak menikah lagi, Adrian lebih sering tinggal di apartemen, meninggalkan Nadine dengan kesendirian yang menyiksa. Rumah hanya dijadikan tempat persinggahan. Adrian akan tinggal di rumah ketika Nadine mengeluh kesakitan, dan keti

