Mengajar kembali 2.

906 Kata

Takdir karierku mungkin telah di gariskan di telapak tanganku untuk menjadi guru. Mengajarkan ilmu pada anak-anak itu tugas mulia bagiku. Kenapa mulia? Karena aku bukan saja memberikan ilmu yang telah aku peroleh dari hasil belajarku selama tujuh belas tahun melalui proses sekolah, dari tahapan sekolah dasar, sekolah menengah pertama, sekolah menengah atas dan yang terakhir perguruan tinggi negeri. Tetapi, mengatasi anak didik yang super duper kelewat pinter yang bikin aku susah, kadang aku di buatnya pusing kepala, dan aku harus bertarung melawan anak didikku demi menyadarkannya bahwa perbuatannya itu salah, dan kadang juga menolak perasaan yang hadir karena perhatian seorang murid bernama Kenzo, yang secara terang-terangan menyatakan cinta padaku. Betapa berat beban tugas yang di emban

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN