Kesendirianku di malam ini, hanya di temani rembulan yang bersinar terang. Cahayanya yang cerah, membuat malamku terasa begitu dekat denganmu. Memejamkan mata sejenak, Lalu yang terbayang hanyalah bayanganmu. Berfikir sejenak fikiranku. Menyibak relung yang tak terarah. Aku berjalan melangkah. Meniti jalanan yang tak tahu arah dan tujuan melangkah. Aku terjebak dalam situasi kasihmu. Tunggu, Tunggu aku membuka hatiku. Tapi, aku tak mampu untuk membukanya. Bisakah kau ketuk sekali saja? Ketuklah, dan jika masih tertutup, Ketuk perlahan, aku masih di sana. Menunggumu masuk ke dalam dunia baruku, bersamamu. Kau tahu, seberapa lama aku kuat menahan kekosongan hati ini? Kau tahu, bagaimana aku mempertahankan agar hatiku tak tergores oleh madu manis si hidung belang? Aku tak ma

