Seharian itu saat di sekolah, baik pak Kendra dan juga Kenzo belum melihat diriku di sekolah ini. Bahkan saat pelajaran Bahasa Indonesia, pun aku tidak ada di kelas dua bahasa untuk mengajar. Hal ini membuat Kenzo langsung menghubungi ponselku. Akan tetapi, ia malah mendengar ponselku berbunyi di tas milik Kristi yang kebetulan tertinggal di kelas saat ia berada di kantin sekolah.
Kenzo merogoh isi tas milik Kristi, dan benar apa adanya, ponselku tergeletak di dalam tas milik Kristi. Kenzo langsung mengambil ponselku. Ia lalu bergegas menemui Kristi di kantin sekolah.
" Kenapa ponsel Mrs Anastasya ada di dalam tas kamu?" Kenzo bertanya pada Kristi. Kristi tercengang dan gugup saat Kenzo berada di depannya dengan wajah yang amat sangat menakutkan jika sedang emosi.
" Em-itu, anu Zo, em-tadi Mrs Anastasya itu loh tadi sekitar jam 07.30 waktu mau mengajar, tiba-tiba sakit perut. Terus ponselnya di titipin sama Kristi, tapi sampai jam 09.30 , Mrs Anastasya malah buru-buru pulang. Aneh kan ya? Hehehe," jawabnya gugup.
Kenzo mencium aroma kebusukan dari seluruh ucapan Kristi. Yang terkesan berbelit-belit dan seperti sedang berbohong.
" Kalau begitu, ponsel milik Mrs Anastasya, aku yang pegang. Nanti sepulang sekolah, aku yang akan mengembalikan ponsel miliknya," ujarnya tegas. Kemudian pergi meninggalkan Kristi di kantin.
Tiga puluh menit kemudian.
[ Rom, jangan bertindak apapun hari ini! Biarkan saja guru baru itu kita kurung seharian di gudang kosong itu! Kunci kamu yang pegang bukan? Awas jangan sampai hilang atau di temukan oleh Kenzo!] Kristi mengirimkan sebuah pesan pada ponsel Romi.
Pesan pun terkirim. Tiga menit kemudian, sebuah pesan singkat telah masuk ke ponsel Kristi. Dan Kristi pun membacanya.
[ Kenapa dengan Kenzo? Dia berbuat apa sama kamu?]. Balas Romi.
[ Kenzo curiga, Rom.] Kristi membalas dengan cepat.
Dan pesan itu cuma di baca oleh Romi, tanpa di balas olehnya.
****
Pukul 12.30, siang.
Kenzo bersiap-siap pulang, namun tujuannya kali ini, ia malah membelokkan kendaraannya menuju rumahku. Menanyakan padaku kenapa ponselnya berada di tas Kristi.
Di tengah perjalanan, dering ponsel milikku berdering. Di layar tertulis nama Pak Kendra BP. Kening Kenzo berkerut. Ada hubungan apa pak Kendra dengan Mrs. Anastasya? Tidak cukupkah Mrs Anastasya merayu Kenichi? Kenapa pak Kendra ia rayu juga.
Kenzo mengabaikan dering ponsel yang beberapa kali berbunyi nyaring. Dan di saat deringnya yang ke lima kali, Kenzo menjawab panggilan telepon dari Kendra.
" Ya Halo ada apa pak Kendra?" sapa Kenzo, memberhentikan kendaraannya saat menerima panggilan telepon.
" Loh, kenapa ponsel bu Anastasya ada di kamu, Kenzo? Kemana bu Anastasya?" Tanya pak Kendra. Terdengar panik.
" Nah ini yang bikin saya pusing. Ponsel Mrs Anastasya kok ada di tas Kristi. Ini saya mau ke rumah Mrs Anastasya pak, mau menanyakan kenapa beliau pulang cepat tadi."
" Kamu di mana sekarang, Kenzo?" Pak Kendra mencium ada yang tidak beres denganku.
" Di jalan pasar pak, kenapa?"
" Bisa balik lagi ke sekolah? Kita cari bu Anastasya sama-sama."
" Sebentar pak, sebenarnya ada apa ini? Kenapa nada bicara bapak seperti panik gitu?"
" Nanti saya beri tahu jika kamu sudah berada di sekolah lagi, oke. Sekarang bapak tutup teleponnya ya?"
" Hem,"
Telepon pun terputus. Kini, Kenzo memutar balik arah. Dan langsung menuju ke sekolahannya lagi. Seperti apa yang di perintahkan oleh Pak Kendra.
***