Rencana gila Bimo

1541 Kata

Bimo yang terduduk di kursi tunggu, membaca berkas informasi yang didapat dari orang suruhannya mengenai kabar Riana hingga saat ini. "Kalau dia sudah masuk ke tahap pemasaran tenaga, pastikan kontrak kerja dia ada ditangan saya. Jangan sampai orang lain menjadi majikannya, ia harus berada dalam genggaman saya." Bimo menyeringai. "Baik bos." ujar anak buahnya yang berlalu pergi bak ninja hatori. "Lo milik gue gadis kecil, hanya gue." gumam Bimo. "Nggak akan ada yang bisa ngehalangi gue, karena lo lancang mengambil hati gue." Bimo terkekeh geli menertawakan dirinya sendiri, karena lagi-lagi dia mengingat jelas dengan hal bodohnya mengajak Riana menikah disaat gadis itu baru saja menolongnya dari amukan warga bahkan itu adalah kali pertama Riana berjumpa dengannya. Riana tak tau saja,

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN