Akira tidak mengira dia harus mengalami ini, hari ini. Sekarang, dia hanya bersyukur untuk tidak mengambil tindakan yang salah. Entah apa yang akan terjadi jika dia salah langkah. Sekarang dia justru bersyukur untuk tidak selamanya bersama dengan Tristan, salah satu yang dia syukuri walau tidak pernah lupa bagaimana cara Tristan meninggalkannya saat itu. Cukup sudah. Tidak berapa lama, Akira keluar dari toilet dan segera saja Jenny menghampiri Akira. Menatap wanita itu dengan wajah khawatir. "Kamu gak apa-apa?" Tanya Jenny, menatap sahabatnya itu penuh selidik. Sebab tak ia temukan wajah marah atau sedih, apalagi menangis seperti wanita pada umumnya, ketika masih bertemu dengan mantan. Tapi, yang didapatkan Jenny adalah wajah biasa saja bahkan bisa dibilang terbilang datar. Menurut Jenny

