Siapa Kamu Sebenarnya?

1556 Kata

Mobil Luca hampir memasuki jalan tembus luar kota saat dia tiba-tiba memiliki pikiran gila. Dia ingin makan salad itu lagi untuk makan malam. “Javier, putar balik dan hubungi Pak Brian.” Dia tersenyum tipis, merasa b*******h. Baru kali ini setelah berapa lama, dia merasa ada semangat dalam hidupnya yang monoton. Pak bryan menunggunya di restoran dengan wajah kembali memerah karena semangat. Dia dengan senang menemui Luca kembali. Tapi dia mendekati Javier dengan gugup.  “Sebenarnya ada apa yah?” tanyanya dengan bingung. Javier menunduk dan berbisik. “Bapak ingin membeli salad untuk makan malamnya nanti.” Pak Bryan tertawa lega, dia tadinya takut ada sesuatu yang lain. Dia segera berlari ke dalam restoran lalu kembali keluar dengan wajah takut-takut. “Maaf ternyata saladnya habis.” Wajah

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN