Gilang duduk dengan melipat tangan nya di d**a, mata nya terpejam erat. Suara tawa di sekitar nya membuat rasa kesal nya semakin menjadi jadi. Di samping nya ada Nanda yang sedang bercanda gurau dengan teman nya, di depan nya ada Tsuki yang masih tertawa terbahak sedari tadi. Si perempuan jepang itu, dia menipu nya. Mengatakan Nanda sedang ada masalah atau hal lain nya, membuat Gilang harus meminta maaf pada pihak rumah sakit dan terlebih Rian karena membuat kehebohan di kampus. Dia malu, tapi rasa kesal lebih mendominasi. Dia panik luar biasa dan Tsuki dengan enteng nya mengatakan jika Nanda baik baik saja. “Maafin temen gue.” Nanda berbisik pada nya. Gilang membuka mata nya, hal pertama yang dia lihat adalah wajah menyebalkan Tsuki yang menatap nya remeh. Gilang berdecak, dia tidak in

