Chapter 44

1850 Kata

Gilang menepati janji nya. Menghubungi Nanda jika dia sudah sampai lalu menurut saat Nanda menyuruh nya tidur, walau pikiran nya gelisah saat teringat Nanda yang tidak membalas ucapan nya saat di bandara kemarin. Rian yang melihat lingkaran hitam di kelopak mata nya menyerngit. “Lo nggak mungkin ngoperasi dia dengan keadaan yang kayak gini kan?” Gilang mengangkat tangan nya dengan wajah yang dia buat sok semangat. pamer. “Gue lebih dari mampu.” “Kalian ngomongin apa?” John, si bule datang. Dengan cewek manis perawat dari departemen sebelah yang bergelayut manja di lengan nya, Jasmine. “Kamu apain mata kamu, babe?” Jasmine melepaskan rangkulan nya, berjalan pelan mendekati Gilang lalu menyentuh wajah nya lembut. Raut wajah nya yang terlihat khawatir membuat John yang berdiri di belakang

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN