Pengaruh Saloni

1106 Kata
"Girls, ayo dobrak!!" teriak Amanda, memerintahkan Amayra dan Athalla. Langsung! Mereka berdua mendobrak pintu rumah Roshni, sampai pintu rumah tersebut lepas dari engselnya. "Dimana lo, Roshni!" jerit Athalla, penuh amarah di matanya. Amanda memasuki rumah Roshni, di sana dirinya melihat tak ada orang sama sekali. Ia berpikir kalau Roshni sedang pergi ke klinik untuk memeriksa kesehatannya yang tidak membaik. "Kayanya si Roshni lagi ke klinik, Girls! Mending kita acak-acakin nih rumahnya, sebagai pelampiasan!" perintah Amanda. "Ayo!" Mereka bertiga mengacak-acak rumah Roshni sampai semuanya berantakan. Barang-barang yang ada di lemari ruang tamu dijatuhkan, sampai-sampai televisi pun jatuh hingga rusak. Majalah-majalah yang tersimpan di meja disobek-sobek sampai kemana-mana. Tindakan tak bermoral ini tidak patut dicontoh, mereka sama sekali tidak jera, padahal Pak Gohan telah memberikan hukuman yang sangat parah di lapangan upacara. Di SMAN 1 Nusa, para orang tua geng kalajengking merah sudah datang. Guru BK dan kesiswaan nampak kebingungan karena kepergian Amanda, Athalla dan Amayra yang entah kemana. Para orang tua mereka datang dengan pakaian glamour, sepertinya geng kalajengking merah keturunanan orang kaya raya. Kecuali orang tua Amanda, Ayahnya yang datang, dengan kaos garis-garis sederhana, Ayah Amanda adalah seorang tukang bakso di alun-alun kota Majalengka. Bak di sinetron, Amanda mengaku bahwa dirinya orang kaya raya, anak dari pengusaha perusahaan tambang emas yang ada di luar negeri, ia juga mengaku tinggal di apartement pribadinya. Namun kenyataannya, Amanda tinggal di rumah petak dekat kandang ayam yang besar, kedua orang tuanya tidak punya perusahaan, aslinya kedua orang tuanya adalah tukang bakso sederhana. Orang tua Amanda, Athalla dan Amayra meminta kejelasan tentang keberadaan putri-putri mereka. Meskipun sudah dinyatakan kabur oleh kuli bangunan sekolah, tetapi malah mereka semua tak terima, mereka malah menganggap sekolah tersebut tidak bertanggung jawab sama sekali. Pak Gohan mencoba menjelaskan semua yang terjadi, dan menunjukan rekaman video perundungan yang dilakukan oleh putri-putrinya kepada Roshni, akhirnya orang tua mereka bisa mengerti akan perbuatan anaknya yang sangat salah. Orang tua mereka sangat malu dengan perilaku anaknya, mereka pula sangat tak enak kepada Roshni. Roshni harus menanggung akibat salah didikan mereka kepada anaknya. Ayah Amanda yang bernama Bagus, menangis di sana, meminta maaf kepada Pak Gohan, ia juga ingin sekali meminta maaf kepada Roshni. Namun, sayangnya Roshni sedang sakit. "Pak, saya meminta maaf dengan kedua tangan saya atas perilaku Amanda yang sangat keterlaluan, ditambah lagi dia udah bikin Roshni sampai begini. Maafkan Amanda juga, karena ia sering berbohong sebagai orang kaya di sekolah ini, p-padahal dia hanya anak tukang b-bakso, maafkan saya atas kelalaian saya dalam mendidik Amanda, Pak!" tangisnya pecah di hadapan Pak Gohan, tangisan dan perkataannya sampai terdengar ke ruang guru dan beberapa kelas 10 IPA, siswa-siswi yang mendengarnya hanya bisa tercengang, ada beberaa juga yang tertawa, menertawai kebohongan Amanda yang selama ini Amanda tutup rapat-rapat. Pak Gohan mencoba menenangkan ayah dari Amanda. Sementara itu Roshni tiba-tiba berada di pinggir sungai yang berada di hutan yang lebat, sungi itu sangat amat dalam. Di sana ada juga Saloni dengan wujud yang sama seperti kemarin, Roshni berdiri dengan tatapan kosong seperti sudah dikendalikan oleh Saloni. Dag! Mustika yang diberikan Ajeng kepada Saloni, Saloni masukan secara tak kasat mata ke dalam kepalanya Roshni. Tiba-tiba tatapan Roshni berubah menjadi datar dan matanya menjadi merah menyala, sekarang Roshni benar-benar sudah berada di dalam kendali Saloni. "Cepat kau berubah menjadi kabut, lalu ambil batu permata cheentee daanav di dalam goa mahakumbh yang ada di dalam sungai ini!" Ternyata mereka ada di sungai nagasari, sungai nagasari adalah sungai yang terletak di pedalaman Majalengka. Sebenarnya dahulu sungai nagasari adalah sebuah desa kecil yang tentram dan damai, namun karena ada salah seorang petinggi di sana yang sangat sombong, congkak dan jauh dari agama, membuat sebuah konspirasi yang sangat berada di luar pikiran, menjadikan desa tersebut diterjang tsunami yang sangat amat dahsyat. Hal ini terjadi pada tahun 1980an. Di dalam desa nagasari banyak sekali hal ghaib, dimulai dari ada goa mahakumbh, kebun teh ghaib yang mengandung racun, sampai banyak sekali hal-hal mistik siluman yang sangat melekat di sana. "Cepat, Roshni!" "Baiklah!" Entah mengapa, tiba-tiba saja tubuh Saloni berubah menjadi kabut asap berwarna putih dalam sekejap, kabut asap itu lalu masuk ke dalam air. "Hahaha, bagus, Roshni!" "Mungkin selama ini kamu tidak menyadari kekuatan yang sangat besar di dalam tubuhmu, Nak. Jika kau tahu, mungkin geng kalajengking merah yang membuatmu sengsara selama ini akan menjadi budakmu sendiri, hahahaha ..." Roshni ternyata mempunyai kekuatan yang sangat amat besar. Namun, dirinya tidak menyadari kekuatan yang melekat di dalam tubuhnya itu, tetapi bagaimana bisa Roshni mendapatkan kekuatan kabut? Apakah Roshni keturunan jin kabut juga? Jam istirahat tiba, di kelas 10 IPA 6, geng kalajengking merah sedang dibicarakan oleh seisi kelas, seakan-akan geng kalajengking merah menjadi berita panas yang menarik diperbincangkan, karena banyak sekali kebohongan geng kalajengking merah yang sudah terbongkar pada hari ini, dimulai dari kejahatan mereka kepada Roshni, sampai kebohongan Amanda yang ternyata bukan orang kaya raya, ini memang sulit dipercaya. Tampak di bangku Aisyah, ada Helen, Sulis dan Levina yang sedang membicarakan hal ini. "Gue bener-bener enggak nyangka sih, ternyata si Amanda itu bukan orang kaya raya, soalnya setiap hari kan dia selalu banyak uang, terus dia kadang-kadang dianter sama mobil mewah ke sekolah," cuat Helen, tentang Amanda. "Gue denger-denger sih katanya beberapa mobil mewah itu cuman minjem doang dari bengkel deket alun-alun Majalengka. Kan begini, Ayahnya deket sama yang punya bengkel, nah Amanda itu minta Ayahnya untuk minjem mobil-mobil bagus di sana, terus Ayahnya disuruh pura-pura jadi supir. Gila enggak sih?" ungkap Levina. "Gila bener dah, kesannya kaya di sinetron-sinetron ini mah ..." Sulis. "Huhu, enggak tahu setelah kejadian ini nanti muka si Amanda mau ditaruh di mana," Helen, terkekeh. "Iya, dia malu banget pastinya karena kebohongannya kebongkar, haha ..." Levina. "Hust, udah-udah, dong. Jangan ghibah mereka mulu, nanti kita yang dapat dosa," ujar Aisyah, menyadarkan mereka semua. "Hehe, maaf, Syah. Habisnya mereka tuh, jadi biang ulah mulu perasaan," kata Levina. "Hmmm, sekarang kita jangan bahas dia lagi ya. Biarkan aja mereka, mereka sendiri yang menuai perbuatan mereka, dan mereka udah terkena ganjaran atau karmanya dan balasannya masing-masing," Roshni dalam wujud kabut asap, masuk ke dalam air. Di sana ia langsung ke sebuah goa yang sudah terendam air, goa tersebut sangat tua, sampai banyak sekali lumut hijau dan hitam yang menghiasinya. Di dalam goa, terdapat sekali benda-benda pusaka yang kuno, beberapa sudah berkarat dan hancur karena terlalu lama terendam di air. Ada juga beberapa yang masih bagus dan terawat rapih. Goa mahakumbh memang terendam air, tetapi ada satu celah yang tidak terkena air sama sekali, celah itu adalah lubang semut, yang berada di celah-celah atas goa. Lubang semut ini terdapat semut, dan semutnya bukanlah semut biasa, tetapi semut siluman penjaga batu permata cheentee daanav. "Ayo, Roshni! Masuklah ke dalam sana!"
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN